Showing posts with label analisa teknikal saham. Show all posts
Showing posts with label analisa teknikal saham. Show all posts

Saturday, February 9, 2019

Tagged under: ,

Belajar Cepat Teknikal analysis, Support Resisten, Indikator dan Trend Line


Klik Full View Untuk Melihat Slide Diatas 👆👆👆👆


I. Teknikal analysis adalah suatu metode pengevaluasian saham, komoditas ataupun sekuritas lainnya denagan cara menganalisa statistik yang dihasilkan oleh aktifitas pasar di masa lampau guna memprediksikan pergerakan harga saham dimasa mendatang.

Para analis yang melakukan riset dengan menggunakan data-data teknikal ini disebut teknikal analysis atau sering juga disebut technicalist/chartist. Para techicalist tidak menggunakan data-data  ekonomi untuk mengukur nilai yang sebernanya (intrintic value) dari suatu saham  seperti yang dilakukan oleh fundamentalist tapi menggunakan grafik (chart) yang merekam pergerakan harga dan jumlah transaksi (volume) untuk mengidentifikasi pola pergerakan harga yang terjadi di pasar.

Supaya mudah dimengerti , perbedaan fundamentalist dengan technicalist dapat diibaratkan seperti orang yang sedang berbelanja di mall. Para fundamentalist pergi ke setiap toko yang berada didalam mall,mempelajari nilai barangnya (intristic value) ,baru mengambil keputusan untuk membeli. Sedangkan technicalist duduk dan memperhatikan orang-orang yang keluar masuk serta berbelanja di toko-toko tersebut , baru kemudian mengambil keputusan bedasarkan hal itu tanpa mengukur nilai intrinsiknya sendiri.

Ada tiga pemikiran yang menjadi dasar technical analysis :

1. pergerakan harga yang telah terjadi dipasar telah mewakili semua faktor lain (market action dicounts everything )

2. terdapat suatu pola kecenderungan dalam pergerakan harga (price move in trends)

3. sejarah akan terulang (histori repeats itself)

Pernyataan pada poin satu pergerakan harga yang telah terjadi dipasar telah mewakili semua faktor lain (market action dicounts everything ) mungkin merupakan poin terpenting dan menjadi dasar utama pemikiran dalam  technical analysis. Bila poin ini tidak dipahami secara mendalam,maka penjelasan dalam studi technical analysis menjadi sulit diterima atau dimengerti.

Para technicalist meyakini bahwa segala sesuatu yang bisa mempengaruhi harga saham baik dari segi fundamental ,poitik, maupun factor lainnya secara psikologis telah tercermin pada pergerakan harga yang terjadi dipasar. Hal ini dikarenakan hukum penawaran dan permintaan (supply & demand ) yang membentuknya . dari dasar hukum ekonomi ini para technicalist menyimpulkan bahwa jika harga naik , apapun alasan dibalik kenaikan harga tersebut , demaind pasti lebih besar dari pada supply dan dari sisi fundamental mestinya bullish.

Sebaliknya jika harga turun , supply pasti lebih besar dari pada demand dan dari sisi fundamental menstinya bearish.Jadi grafik (charts) itu sendiri tidaklah menyebabkan harga naik ataupun turun ,namun merupakan cerminan psikologi dari para pelaku pasar itu sendiri. Chart dapat di ibaratkan seperti sebuah foto . dari gambar yang terpotret dari sebuah foto ,kita dapat memperkirakan apakah orang tersebut sedang sehat ataupun sakit ,bahagia atau sedih dan lain sebagainnya.

Bullish dan bearish adalah istilah dalam bahasa inggis yang digunakan untuk melambangkan situasi pasar. Bull artinya banteng , seperti ciri banteng yang suka mengayunkan tanduk keatas , melambangkan optimisme para pelaku dalam kondisi pasar yang harganya sedang naik. Bearish berasal dari kata bear, seperti ciri beruang yang suka mengayunkan cakarnya kebawah , melambangkan pesimisme para pelaku dalam kondisi pasar yang harganya sedang  turun.

II. SUPORT & RESISTANT

III. JENIS TREND :
Jenis trend


Bagian-Bagian Trend :

  • 1. Major Trend merupakan trend besar atau tren utama, biasanya terdapat pada time frame yang sangat panjang.
  • 2. Secondary Trend merupakan bagian dari Major trend, biasanya terdapat pada time frame lebih pendek.
  • 3. Minor Trend merupakan trend terkecil yang menjadi bagian dari Secondary trend, biasanya terdapat pada time frame yang sangat pendek.

Bagian trend didalam trend suatu saham


Sunday, January 20, 2019

Tagged under: ,

Rekomendasi Swing Trading BJTM (Bank Jatim)


BJTM (BANK JATIM)
Rekomendasi Swing Trading BJTM
-Buy secara bertahap area 710
-Support Area 680
-GAP area 780

-CL 5% (atau sesuakan dg trading plan masing2.)

-Target price TP (1) 780 (2) 835 (3) 930
-Sell bertahap apabila sampai ke TP 1, 2, 3.
#disiplin cut loss

-Silakan Pertimbangkan kembali Untuk keputusan Investasi/Trading Anda.!!!

Baca juga : 
Rekomendasi Sekuritas Fee Termurah & Feature online trading Terlengkap (PT Mirae Asset Sekuritas YP) KLIK DISINI 
Belajar Cepat Teknikal Analysis, Support Resisten, Indikator Dan Trend Line-KLIK DISINI

Sunday, December 2, 2018

Tagged under: , ,

BOW AALI, LSIP, PTBA & ADRO 03/12/2018


AALI & LSIP
Rekomendasi Swing Trading BOW AALI 
-Buy secara bertahap area 10.900
-Support Area 10.500.
-CL 5% (atau sesuakan dg trading plan masing2.)
-Target price TP (1) 11.450 (2) 11.800
-Sell bertahap apabila sampai ke TP 1, 2. Hold sebagian apabila berhasil menembus 12.000 (kawal dengan MA 60) apabila bergerak dibawah MA 60 , bisa langsung seell/ take profit.
#disiplin cut loss

Rekomendasi Swing Trading BOW LSIP 
-Buy secara bertahap area 1.120
-Support Area 1060.
-CL 5% (atau sesuakan dg trading plan masing2.)
-Target price TP (1) 1200 (2) 1250
-Sell bertahap apabila sampai ke TP 1, 2. Hold sebagian apabila berhasil menembus 1300 (kawal dengan MA 60) apabila bergerak dibawah MA 60 , bisa langsung seell/ take profit.
#disiplin cut loss

-Silakan Pertimbangkan kembali Untuk keputusan Investasi/Trading Anda.!!!

Baca juga : 
Rekomendasi Sekuritas Fee Termurah & Feature online trading Terlengkap (PT Mirae Asset Sekuritas YP) KLIK DISINI 
Belajar Cepat Teknikal Analysis, Support Resisten, Indikator Dan Trend Line-KLIK DISINI
PTBA & ADRO
Rekomendasi Swing Trading BOW PTBA 
-Buy secara bertahap area 4000 
-Support Area 3700 & 3800 
-CL 5% (atau sesuakan dg trading plan masing2.) 
-Target price TP (1) 4290 (2) 4520 Sell bertahap apabila sampai ke TP 1, 2. 
-Hold sebagian apabila berhasil menembus 4500 (kawal dengan MA 60) apabila bergerak dibawah MA 60 , bisa langsung sell/ take profit.
 #disiplin cut loss 

Rekomendasi Swing Trading BOW ADRO 
-Buy secara bertahap area 1270 
-Support Area 1200 
-CL 5% (atau sesuakan dg trading plan masing2.) 
-Target price TP (1) 1370(2) 1460 
-Sell bertahap apabila sampai ke TP 1, 2. Hold sebagian apabila berhasil menembus 1500 (kawal dengan MA 60) apabila bergerak dibawah MA 60 , bisa langsung sell/ take profit. 
#disiplin cut loss 

Silakan Pertimbangkan kembali Untuk keputusan Investasi/Trading Anda.!!!

Wednesday, November 28, 2018

Tagged under: , ,

SCMA & JSMR 29/11/2018

SCMA & JSMR
Rekomendasi Swing Trading JSMRBuy secara bertahap area 3900-3980
Target price  TP (1) 4250 (2) 4420 (3) 4680
CL under 3800
Sell bertahap apabila sampai ke TP 1/2/3, disiplin cut loss apabila turun dibawah 3800.


Rekomendasi Swing Trade or Buy On Break Out SCMA
Opsi 1 :
Buy bertahap area 1880 , dengan support area 1765

Opsi 2 :
Buy on break out area 1960

Target 2010-2130-2290.

set cut los sesuai porsi masing2.

Silakan Pertimbangkan kembali Untuk keputusan Investasi/Trading Anda.!!!

Sunday, October 21, 2018

Tagged under: ,

Trading Idea Analisaku.com 22/10/2018

Berikut Trading Idea 
#Rekomendasi ini hanya untuk bahan pertimbangan, Keputusan Jual Beli di tangan para investor.

1. CTRA (Ciputra Development Tbk)
CTRA berhasil menembus MA60, berpeluang untuk melanjutkan kenaikan apabila bisa bertahan diarea MA60, dengan target penguatan pada area 920-950. cut loss -2% / -3%.



2. INDY (Indika Energy Tbk) 
Pontensi teknikal rebound untuk INDY, dengan target 2650-2700. set cut loss -2% - 3%.


3. TINS (Timah Tbk)
Pontensi teknikal rebound untuk TINS, dengan target 725-750. set cut loss -2% - 3%.



4. WSBP (Waskita Beton Precast Tbk)
Pontensi teknikal rebound untuk WSBP, dengan target 358-364. set cut loss -2% - 3%.


#Rekomendasi ini hanya untuk bahan pertimbangan, Keputusan Jual Beli di tangan para investor.

Sunday, August 5, 2018

Tagged under: ,

Rekomendasi 6 Agustus 2018 @analisaku.com

Rekomendasi 6 Agustus 2018 @analisaku.com

Swing Trading 3-5hari

@TLKM Swing Trading, Buy area < 3470, Cut Loss Under 3380, Target 3540-3680.

@ASII Swing Trading, Buy area < 7125, Cut Loss Under 6950, Target 7380-7470.

Fast Trading 1-2hari

@LEAD Fast Trading, Buy Area 93, Cut Loss Under 90, Target 98-120.

ESSA & ERAA Wacthlis Fast Trading

OnScren  : HMSP, UNVR, BBNI, BMRI, ADHI 

DisclaimerOn, keputusan jual beli ditangan Investor.!!!


Ikuti Seminar pendidikan investasi Mirae Asset Sekuritas Indonesia hanya dengan membuka rekening saham/reksadana Mirae Asset Sekuritas Indonesia (gratis), Mari berinvestasi !!!

Pembukaan Rekening Saham & Reksadana (GRATIS). 
Opening Account Mirae Asset Sekuritas [KLIK DISINI]

atau

Mobile
 +6285218797877
 (WhatApps, Call, Sms)

Wednesday, July 4, 2018

Tagged under: , , ,

KLBF SWING TRADING


Swing Trade KLBF
RECOMENDASI BUY
buy area 1200
target price 1350-1410
stop loss 1165

#DisclaimerON

Perusahaan memasang TARGET  pertumbuhan berkisar 7%-9%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Walau pendapatan 2017 diprediksi meleset dari target, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) tetap optimistis dengan kinerja tahun ini. Perusahaan memasang target pertumbuhan berkisar 7%-9% pada tahun ini.Rabu, 07 Maret 2018 / 20:13 WIB

STRATEGI KLBF mengatasi pelemahan rupiah. 22 Juni 2018 / 19:32 WIB
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mengatur strategi agar pelemahan kurs rupiah tak menganggu kas perusahaan.

Direktur Utama Kalbe Farma, Vidjongtius mengungkapkan, setiap pelemahan rupiah sebesar 1% dapat membuat biaya produksi naik sekitar 0,30% sampai 0,35%

"Oleh karena itu, Kalbe segera menyiasati dampaknya dengan mereview kombinasi produk mix yang memiliki margin yang lebih baik," ujar Vidjongtius kepada Kontan.co.id, Jumat (22/6).

Dia menambahkan, perseroan juga terus melakukan efisiensi proses produksi dan supply chain.


Baca juga : 
Rekomendasi Sekuritas Fee Termurah & Feature online trading Terlengkap (PT Mirae Asset Sekuritas YP) KLIK DISINI 
Belajar Cepat Teknikal Analysis, Support Resisten, Indikator Dan Trend Line-KLIK DISINI
Berhubung fluktuasi kurs kerap terjadi, Kalbe juga melakukan upaya mitigasi risiko dengan menjaga keseimbangan kas dalam bentuk dollar AS. "Kalbe selalu menjaga (kas) di jumlah US$ 40 juta sampai US$ 50 juta di neraca," kata Vidjong.

Sekilas Kalbe [ KLBF ]
Berdiri pada tahun 1966, Kalbe telah jauh berkembang dari usaha sederhana di sebuah garasi menjadi perusahaan farmasi terdepan di Indonesia.

Melalui proses pertumbuhan organik dan penggabungan usaha & akuisisi, Kalbe telah tumbuh dan bertransformasi menjadi penyedia solusi kesehatan terintegrasi melalui 4 kelompok divisi usahanya: Divisi Obat Resep (kontribusi 23%), Divisi Produk Kesehatan (kontribusi 18%), Divisi Nutrisi (kontribusi 29%), serta Divisi Distribusi and Logistik (kontribusi 30%).

Keempat divisi usaha ini mengelola portofolio obat resep dan obat bebas yang komprehensif, produk-produk minuman energi dan nutrisi, serta usaha distribusi yang menjangkau lebih dari satu juta outlet di seluruh kepulauan Indonesia.

Di pasar internasional, Perseroan telah hadir di negara-negara ASEAN, Nigeria, dan Afrika Selatan, dan menjadi perusahaan produk kesehatan nasional yang dapat bersaing di pasar ekspor.

Sejak pendiriannya, Perseroan menyadari pentingnya inovasi untuk mendukung pertumbuhan usaha. Kalbe telah membangun kekuatan riset dan pengembangan dalam bidang formulasi obat generik dan mendukung peluncuran produk konsumen dan nutrisi yang inovatif. Melalui aliansi strategis dengan mitra-mitra internasional, Kalbe telah merintis beberapa inisiatif riset dan pengembangan yang banyak terlibat dalam kegiatan riset mutakhir di bidang sistem penghantaran obat, obat kanker, sel punca dan bioteknologi.

Didukung lebih dari 17.000 karyawan, kini Kalbe telah tumbuh menjadi penyedia layanan kesehatan terbesar di Indonesia, dengan keunggulan keahlian di bidang pemasaran, branding, distribusi, keuangan serta riset dan pengembangan. Kalbe Farma juga merupakan perusahaan produk kesehatan publik terbesar di Asia Tenggara, dengan nilai kapitalisasi pasar Rp71,0 triliun dan nilai penjualan Rp19,4 triliun di akhir 2016. sumber : kalbe.co.id

Sunday, January 28, 2018

Tagged under: , ,

Dasar Analisa Teknikal Saham


Teknikal analysis adalah suatu metode pengevaluasian saham, komoditas ataupun sekuritas lainnya denagan cara menganalisa statistik yang dihasilkan oleh aktifitas pasar di masa lampau guna memprediksikan pergerakan harga saham dimasa mendatang.

Para analis yang melakukan riset dengan menggunakan data-data teknikal ini disebut teknikal analysis atau sering juga disebut technicalist/chartist. Para techicalist tidak menggunakan data-data  ekonomi untuk mengukur nilai yang sebernanya (intrintic value) dari suatu saham  seperti yang dilakukan oleh fundamentalist tapi menggunakan grafik (chart) yang merekam pergerakan harga dan jumlah transaksi (volume) untuk mengidentifikasi pola pergerakan harga yang terjadi di pasar.

Baca juga : 
Rekomendasi Sekuritas Fee Termurah & Feature online trading Terlengkap (PT Mirae Asset Sekuritas YP) KLIK DISINI 
Belajar Cepat Teknikal Analysis, Support Resisten, Indikator Dan Trend Line-KLIK DISINI
Supaya mudah dimengerti , perbedaan fundamentalist dengan technicalist dapat diibaratkan seperti orang yang sedang berbelanja di mall. Para fundamentalist pergi ke setiap toko yang berada didalam mall,mempelajari nilai barangnya (intristic value) ,baru mengambil keputusan untuk membeli. Sedangkan technicalist duduk dan memperhatikan orang-orang yang keluar masuk serta berbelanja di toko-toko tersebut , baru kemudian mengambil keputusan bedasarkan hal itu tanpa mengukur nilai intrinsiknya sendiri.

Ada tiga pemikiran yang menjadi dasar technical analysis :

1. pergerakan harga yang telah terjadi dipasar telah mewakili semua faktor lain (market action dicounts everything )

2. terdapat suatu pola kecenderungan dalam pergerakan harga (price move in trends)

3. sejarah akan terulang (histori repeats itself)

Pernyataan pada poin satu pergerakan harga yang telah terjadi dipasar telah mewakili semua faktor lain (market action dicounts everything ) mungkin merupakan poin terpenting dan menjadi dasar utama pemikiran dalam  technical analysis. Bila poin ini tidak dipahami secara mendalam,maka penjelasan dalam studi technical analysis menjadi sulit diterima atau dimengerti.

Para technicalist meyakini bahwa segala sesuatu yang bisa mempengaruhi harga saham baik dari segi fundamental ,poitik, maupun factor lainnya secara psikologis telah tercermin pada pergerakan harga yang terjadi dipasar. Hal ini dikarenakan hukum penawaran dan permintaan (supply & demand ) yang membentuknya . dari dasar hukum ekonomi ini para technicalist menyimpulkan bahwa jika harga naik , apapun alasan dibalik kenaikan harga tersebut , demaind pasti lebih besar dari pada supply dan dari sisi fundamental mestinya bullish.

Sebaliknya jika harga turun , supply pasti lebih besar dari pada demand dan dari sisi fundamental menstinya bearish.Jadi grafik (charts) itu sendiri tidaklah menyebabkan harga naik ataupun turun ,namun merupakan cerminan psikologi dari para pelaku pasar itu sendiri. Chart dapat di ibaratkan seperti sebuah foto . dari gambar yang terpotret dari sebuah foto ,kita dapat memperkirakan apakah orang tersebut sedang sehat ataupun sakit ,bahagia atau sedih dan lain sebagainnya.

Bullish dan bearish adalah istilah dalam bahasa inggis yang digunakan untuk melambangkan situasi pasar. Bull artinya banteng , seperti ciri banteng yang suka mengayunkan tanduk keatas , melambangkan optimisme para pelaku dalam kondisi pasar yang harganya sedang naik. Bearish berasal dari kata bear, seperti ciri beruang yang suka mengayunkan cakarnya kebawah , melambangkan pesimisme para pelaku dalam kondisi pasar yang harganya sedang  turun.

Telgram Channel :
@analisakucom
t.me/analisakucom



Seminar pendidikan investasi kami dengan membuka/mendaftar rekening saham Mirae Asset Sekuritas Indonesia (gratis), Mari berinvestasi !!!

Subscribe Before Leaving

100% Free

Regular Updates

No Spamming