SalesAt PT Mirae Asset Sekuritas
Rio Juli Nugroho, SE
Email : rio.nugroho@miraeasset.co.id
Mobile : +62812 1879 7877
Pembukaan Rekening Saham
Chat WhatsApp

MUDAH & SIMPLE 10 MENIT KUASAI ANALISA FUNDAMENTAL – TOP DOWN TEORY MAKRO MIKRO ANALISA LAPORAN KEUANGAN EPS PER ROE ROA DER


Analisa Fundamental adalah metode analisis untuk menilai suatu perusahaan dengan melihat kondisi eksternal dan internal, sebuah  perusahaan. dari faktor ekonomi makro seperti kondisi ekonomi dan kondisi industri hingga faktor ekonomi mikro seperti efektivitas manajemen perusahaan. Analisis fundamental biasanya dilakukan dari perspektif makro ke mikro yang meliputi secara keseluruhan, keadaan ekonomi dan kekuatan industry untuk mengidentifikasi saham yang tidak dihargai dengan benar oleh pasar. sebelum berkonsentrasi pada kinerja masing-masing perusahaan. 

Tujuan Analisa Fundamental, Cara Kerja Analisa Fundamental, Top Down Approach, MAKRO, MIKRO, Apa itu Laporan Keuangan?, Laporan posisi keuangan atau neraca, Laporan laba rugi, Laporan Arus Kas, Fungsi Laporan Keuangan, EPS atau Earning per share, Price Earning Ratio atau PER, Book value (BV), Price Book Value (PBV), Debt to Equity Ratio  (DER), Return On Equity (ROE), 

Belajar cepat Analisa fundamental silkan tonton videonya di youtube CHANEL TENTANG SAHAM by ANALISAKU.COM  link : https://youtu.be/weHspl0QeuY

Bollinger Bands : Indokator pengukur volatilitas dan arah tren pergerakan harga

Apa itu indikator Bollinger Bands?

Bollinger bands merupakan indikator yang dibuat dari dua garis yang berada pada standar deviasi tertentu dari garis tengah. Garis tengah ini merupakan moving average. Sehingga bollinger bands memiliki tiga buah garis dan dua bands (atas dan bawah).

Bollinger bands digunakan untuk mengetahui volatilitas suatu harga. Bollinger bands akan melebar saat harga bergerak fluktuatif, sebaliknya akan menyempit bila harga bergerak relatif datar.

Pengunaan indikator Bollinger Bands

Berikut adalah beberapa tips untuk menggunakan bollinger bands:

1.  Harga selalu berada di antara garis atas dan bawah.  Jika anda bisa trading di antara range harga ini.

2.  Biasanya harga bergerak dari band yang satu ke band yang lain. Anda bisa menggunakan garis di tengah sebagai patokan. Misalnya harga dari band bawah menembus garis tengah, anda bisa pasang posisi beli. Bila sebaliknya harga dari band atas menembus garis tengah, anda bisa pasang posisi jual.

3.  Bila bollinger bands menyempit, pasar sedang sideways, sebaiknya anda menghindari masuk.   Tunggu sampai bollinger bands membuka lebar lagi.

4.  Setelah bollinger bands menyempit cukup lama, ada kemungkinan harga akan bergerak drastis. 

5.  Ketika harga bergerak keluar dari garis atas atau bawah, ada kemungkinan cukup besar pergerakan harga tersebut akan berlanjut.




Diberdayakan oleh Blogger.

PT. MIRAE ASSET SEKURITAS OE FATMAWATI

Jl. RS. Fatmawati Raya No.1, Jakarta Selatan
+62852 1879 7877
Senin - Jumat (08.00 - 16.00)
© analisaku.com All Rights Reserved