SalesAt PT Mirae Asset Sekuritas
Rio Juli Nugroho, SE
Email : rio.nugroho@miraeasset.co.id
Mobile : +62852 1879 7877
Chat WhatsApp

Garis Trend dan Fase Trend dalam Teknikal Analisis

Posted On Rabu, Januari 5

Garis Trend dan Fase Trend dalam Teknikal Analisis

Trend merupakan faktor salah satu kunci dari technical analysis. Seperti sering didengar sebuah pepatah “Trend is your friend” atau “Neverfight the trend”. Selanjutnya Trend juga menjadi salah satu dari tiga butir pemikiran dasar dalam technical analysis yaitu “Prices move in trends” bisa disederhanakan seperti kecenderungan arah pergerakan harga pada suatu pasar.


Namun pergerakan arah tentu tidak selalu bergerak “naik terus-menerus” begitupun sebaliknya “turun terus-menerus” , bentuk naik-turun berulang kali tersebut menjadi bentuk seperti zigzag.

Dalam pola Uptrend untuk puncak dan dasar yang terbentuk bergerak semakin tinggi, pada pola Downtrend puncak dan dasar yang terbentuk bergerak semakin rendah, sedangkan pola Sideways puncak dan dasar terbentuk hampir sama.

Garis Trend

Garis trend biasa disebut Trendline  sebagai alat bantu panduan untuk menunjukan pergerakan. Trendline  dibentuk dari garis yang menghubungkan titik-titik tertentu pada riwayat pergerakan harga dalam sebuah charts.

Dalam menarik garis sebuah trendline diperlukan minimal dua titik penghubung. Akan tetapi garis trend tersebut dapat disebut bersifat sementara (tentative) karena dibutuhkan ujicoba titik berikutnya untuk menjadikan trendline tersebut sah (valid). Pengujian trendline dapat dinyatakan kuat bila semakin sering diuji secara umum tiga kali.


Cara Menggambar Garis Uptrend

Trend atau uptrending charts ialah dengan menarik garis dengan menghubungkan titik-titik nilai harga terendah pada lembah-lembah yang terbentuk (lihat slide berikut). Garis tersebut akan membentuk pola uptrend akan diuji dengan istilah sebagai Up-trendline.


Cara Menggambar Garis Downtrend


Menarik garis trendline pada downtrending charts ialah dengan menghubungkan titik-titik nilai harga tertinggi yang terbentuk puncak (lihat slide berikut). Garis tersebut akan membentuk pola Downtrend akan diuji dengan istilah Down-trendline.

Cara Menggambar Garis Sideways 

Untuk menarik garis trendline pada Sideways charts ialah dengan menghubungkan titik-titik nilai harga tertinggi yang terbentuk dari harga puncak sebagai garis atas, serta begitu juga menghubungkan titik-titik harga terendah yang terbentuk dari harga bawah sebagai garis bawah  (lihat slide berikut). Garis tersebut akan membentuk pola Sideways akan diuji dengan istilah Sideway-trendline.

Menentukan Up-trendline dan Down-trendline

Dalam menentukan up-trending charts secara umum disarankan level puncak terakhir sebagai resisten dapat dilewati terlebih dahulu, untuk dapat menarik garis up-trendline

Bisa juga menggunakan cara 50% jarak vertikal titik level tertinggi sebagai resisten terlampaui agar dapat digunakan untuk menarik garis trendline

Begitupun untuk down-trending charts disarankan level terendah terakhir sebagai support dapat dilewati dahulu, agar dapat menarik garis downd-trendline

Bisa juga menggunakan cara 50% jarak vertikal titik level terendah sebagai support terlampaui agar dapat digunakan untuk menarik garis trendline.

Pasar Memiliki 3(Tiga) Trend

1. Trend Primer/major => Jangka waktu lebih dari satu tahun, bahkan mungkin bertahan hingga beberapa tahun.

2. Trend Sekunder => Merupakan koreksi atas Trend Primer dan biasanya berlangsung selama 3(tiga) minggu hingga 3(tiga) bulan.

3. Trend Minor => Koreksi jangka pendek umumnya jangka waktu kurang dari 3(tiga) minggu.


TREND


Didalam sebuah trend, Trend Memiliki 3(Tiga) Fase :

1. Tahap Akumulasi => Para pelaku pasar mulai berinvestasi secara bertahap untuk mengumpulkan berbagai macam saham-saham yang menjadi pilihan. Selain mencari berbagai macam sumber informasi yang lengkap untuk mengetahui pergerakan pasar.


2. Tahap Partisipasi => Setelah kecenderungan terbentuk, maka pelaku pasar mulai menilai adanya kesempatan dan peluang untuk berinvestasi dengan cara berpartisipasi dalam berbagai bentuk perilaku. Seperti adanya berita, analisis, suatu penilaian, prediksi harga dan harga saham mulai menguat, serta berita mulai membaik.

3. Tahap Distribusi => Saat saham-saham  mulai didistribusikan dalam bentuk jual-beli. Pada saat ini para investor sudah akumulasi sejak awal (ketika bear market mendekati bottom) mulai melakukan ‘distribusi’ menjual sahamnya secara bertahap, sebelum orang lain melakukannya, dan begitu seterusnya.



pembahasan lebih lanjut mengenai trend akan kita bahas di artikel selanjutnya. Silakan KLIK NEXT
 

Ikuti Seminar pendidikan investasi Mirae Asset Sekuritas Indonesia hanya dengan membuka rekening saham/reksadana Mirae Asset Sekuritas Indonesia (gratis), Mari berinvestasi !!!
 



Tidak ada komentar

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PT. MIRAE ASSET SEKURITAS OE LEBAK BULUS

SEYEON Building, Jl. Adiaksa Raya No.33, Jakarta Selatan
+62852 1879 7877
Senin - Jumat (08.00 - 16.00)
© analisaku.com All Rights Reserved