SalesAt PT Mirae Asset Sekuritas
Rio Juli Nugroho, SE
Email : rio.nugroho@miraeasset.co.id
Mobile : +62812 1879 7877
Buka Rekening Saham
Chat WhatsApp

Mengenal Sektor Keuangan BEI

 




Dalam perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, perusahaan yang listing tentunya mempunyai jenis dan klasifikasi bisnisnya tersendiri. Pengelompokan sektoral di busra efek indonesia membuat para trader maupun investor dapat dengan mudah menentukan saham-saham di sektor apa yang berpotensi, dengan demikian mempermudah investor dalam menentukan keputusan investasi. (pada sektor dan perusahaan apakah yang harus mereka trading dan investasikan)

Dalam perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, perusahaan tersebut akan dikategorikan menjadi 9 sektor sesuai dengan lini bisnisnya diantaranya :

1. Sektor keuangan meliputi asuransi, lembaga pembiayaan, perbankan, perusahaan efek dan lainnya.

Pada sektor keuangan faktor yang paling berpengaruh terhadap emiten adalah :

a. Suku bunga

Kenaikan ataupun penurunan suku bunga akan berpengaruh terhadap emiten sektor keuangan karena terkait dengan daya beli dan nilai uang. Contohnya untuk perbankan, jika suku bunga naik maka nasabah yang akan melakukan kredit perumahan atau kendaraan atau modal kerja akan bertambah besar biaya (cicilan) yang mereka keluarkan. Tentu jika trend suku bunga naik maka biaya (cost) perusahaan / individu akan naik karena bunga yang harus di bayarkan ke lembaga keuangan akan bertambah besar.

b. Nilai Tukar Mata Uang

Perubahan nilai mata uang dapat terjadi karena beberapa hal, seperti keadaan ekonomi suatu negara, dimana jika terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi maka bisa berimbas penurunan nilai dari mata uang tersebut. Hal ini dikarenakan adanya capital outflow (dana keluar) investor asing. Imbas dari fluktuasi nilai mata uang terhadap sektor keuangan bisa dikaitkan dengan suku bunga, karena kebijakan menjaga nilai tukar adalah tugas Bank Indonesia sehingga pelemahan Rupiah bisa di respon dengan menaikkan suku bunga. Pelemahan nilai mata uang dapat membuat nilai sebuah barang naik sehingga bisa memicu kenaikan harga (inflasi). Kenaikan inflasi yang signifikan juga dapat dikaitkan dengan terjadinya kenaikan suku bunga sebagai bentuk sebab akibat.

c. Subsektor dan Contohnya

Lembaga Pembiayaan

ADMF  BBLD   BFIN   BPFI   CFIN  DEFI  FINN   HDFA   IBFN  IMJS

MFIN   MGNA  POLA  TIFA  TRUS  VRNA  WOMF

Perbankan 

AGRO  AGRS  ARTO  BABP  BACA  BBCA  BBHI  BBKP   BBMD  BBNI 

BBRI  BBTN  BDMN    BEKS  BGTG  BINA  BJBR  BJTM   BKSW  BMAS

BMRI  BNBA  BNGA  BNII  BNLI  BRIS  BSIM  BSWD  BTPN  BTPS

BVIC  DNAR  INPC  MAYA  MCOR  MEGA   NAGA  NISP  NOBU    PNBN

PNBS  SDRA

Sektor lainnya, Kita akan bahas di artikel selanjutnya, Dibawah ini :

Mengenal Sektor Pertambangan  KLIK DISINI

Mengenal Sektor Infrastruktur   KLIK DISINI



Ikuti Seminar pendidikan investasi Mirae Asset Sekuritas Indonesia hanya dengan membuka rekening saham/reksadana Mirae Asset Sekuritas Indonesia (gratis), Mari berinvestasi !!!

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PT. MIRAE ASSET SEKURITAS OE FATMAWATI

Jl. RS. Fatmawati Raya No.1, Jakarta Selatan
+62852 1879 7877
Senin - Jumat (08.00 - 16.00)
© analisaku.com All Rights Reserved